Rumored Buzz on RTP Pasukan88

Reorganisasi Hankam tahun 1969 dengan penyatuan setiap angkatan kedalam ABRI karena pada waktu itu setiap panglima angkatan bertanggungjawab langsung kepada presiden termasuk Polri.

Buat rekan2 Pelopor dan Gegana, apabila terjadi penyanderaan ditengah hutan rimba atau sipenyandera membawa lari para sanderanya kehutan rimba apakah satuan wanteror Polri telah siap dengan kondisi ini? karena selama ini latihan hanya dilakukan digedung, Bis umum, pesawat, kereta dll. mohon penjelasannya.

Jadi menurut saya konsepnya adalah rangkul dan pukul. Kita harus merebut hati dan pikiran masyarakat Aceh seperti dengan adanya pembangunan ekonomi yang adil namun pada kesempatan lain harus mampu untuk meniadakan kemauan bertempur/pemberontak yaitu militer kita harus mempunyai keunggulan mutlak yaitu dengan cepat menetlalisir kemampuan bersenjata pemberontak dalam hal ini termasuk dgn para tokoh2nya…….

Dan naratornya bilang mengapa pasukan khusus dari Amerika tidak masuk peringkat terhormat. Itu karena mereka terlalu bergantung pada peralatan yang mengusung teknologi Tremendous canggih, akurat dan serba digital. Pasukan khusus yang hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal KEMAMPUAN INDIVIDU. Termasuk didalamnya kemampuan bela diri, bertahan hidup, kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap, dan lain2nya

Aku pengen tahu ceritera depth bubarnya kompi C menpor akibat penyerbuan ke mako brimobda jabar ini mas.

Rivalitas itu tak juga kunjung padam ketika Sukarno—mengadopsi sistem di negara komunis—menggabungkan kepolisian ke bawah payung ABRI pada 1960. Rivalitas itu antara lain dipicu oleh kecenderungan Sukarno ”memelihara” persaingan di antara keduanya.

Pasukan Menpor dan Yon 330 Siliwangi mulai menyeberang sungai tersebut, namun pada saat rombongan pertama penyeberang berada di tengah sungai, dari pinggir kampung terdengar tembakan beruntun yang berasal dari senapan ringan M 1 Garrand dan senapan mesin. Suara tembakan itu semakin sengit, dan pasukan penyeberang mulai merasakan desingan peluru disekitar mereka. Beruntung pasukan yang menunggu giliran menyeberang cukup sigap dalam membalas tembakan. Pasukan yang menunggu giliran menyeberang melakukan tembakan perlindungan dengan senapan AR 15 yang dibawa Menpor maupun M1 Garrand yang dibawa anggota Yon 330 Siliwangi.

Ini cukup menarik krn kita ketahui krn advertisement banyak satuan terlibat dlm konfrontasi dg malay. Mungkin two satuan tsbt paling banyak menderita dlm perang yg sebenarnya adlh perang “setengah hati”. Mungkin hanya satuan2 tertentu sj yg melaksanakan dgn sepenuh hati. Dan ini d refleksikan pada waktu pemakanan ke 2 pers KKO

jadi jangan terlalu yakin menilai diri sendiri dan menganggap kalian berhasil dimedan tugas. dari sekian banyak satuan kalian yang bertugas, paling hanya beberapa yang pernah kontak senjata langsung, sisanya dengar ceritanya aja.

Pada saat anda berada dalam situasi pertempuran maka teman yang berada di samping anda adalah tempat anda menggantungkan hidup tidak peduli dia berasal dari kesatuan RTP Pasukan88 apa atau apa pangkatnya.

Salam BRIGADE………….saya sangat bangga dengan korps saya sekarang bertugas di sat brimobda lampung di unit gegana saya bangga dengan pejuang terdahulu terutama dng alm ayah sy yang memang dulunya adalah senior dalam kesatuan saya saat ini yang berasramakan di cipinang .

Seperti mesin online slot Pragmatic Enjoy yang lain, Fireplace 88 mempunyai ciri putaran pantas yang membolehkan pemain bermain permainan dengan kadar yang lebih pantas. Sekiranya anda memainkan slot di telefon bimbit anda, anda boleh menggunakan pilihan Penjimatan Bateri yang meminimumkan animasi slot.

Kegagalan Batalion Teratai dalam operasi tersebut, seharusnya bisa menjadi cermin bagi generasi muda Brimob, bahwa dalam medan pertempuran, menang dan kalah adalah hal yang sangat biasa dan manusiawi. Tinggal bagaimana kita menyikapi hal tersebut.

Banyak anak buahnya yang mengira Ipda Hartino mempunyai jimat yang menyebabkan beliau mampu menjejak gerombolan pemberontak. Regu yang pimpinannya diambil alih oleh Ipda Hartino selalu menyiapkan amunisi tambahan sebagai persiapan kontak tembak berlangsung lama dan biasanya memang demikian. Pasukan pemberontak yang bertemu dengan Rangers selalu dikejar dan tidak dilepaskan. Kebijakan lapangan dari Ipda Hartino yang terkenal dikalangan anak buahnya adalah tidak diperkenankan membawa tawanan dalam pertempuran, artinya setiap musuh harus ditembak. Itu sebabnya sang komandan menjadi sosok yang kontroversial. Tipe pemberontak dari Ipda Hartino muncul pada saat penugasan infiltrasi ke Irian Barat/Papua pada Februari 1962. Sang komandan bersitegang dengan komandan detasemen yang berasal dari Brimob organik, Ipda Hartino sudah mengacungkan senapan AR fifteen dan sudah melepas pengamannya membidik sang komandan detasemen, demi membela seorang prajurit Ranger yang melanggar aturan detasemen. Ketegangan mengendur pada saat Ipda Hartino melihat komandan detasemen berpangkat Ajun Komisaris itu pucat. Pasca penugasan dalam operasi Trikora, Ipda Hartino ditugaskan memimpin sebuah kompi Brimob organik di Kalimantan. Jabatan itu adalah sebuah promosi ke pangkat Ajun Komisaris Polisi. Pada saat sampai di wilayah penugasan,anak buahnya yang baru menyiapkan tiga truk pengangkut pasukan untuk mengangkut barang-barang bawaan sang komandan kompi. Namun, AKP Hartino sang komandan kompi hanya membawa sebuah ransel kecil berisi pakaian dinas dan pakaian hariannya. Anak buahnya hanya melongo terheran-heran melihat gaya sang komandan kompinya yang baru. Alhasil tiga truk pengangkut pasukan pulang dengan kondisi kosong melompong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *